28 Oktober 2026
Mangsa Kalima
| Nama lain | Manggakala |
| Musim besar | Labuh |
| Berjalan | 13 Oktober 2026 — 8 November 2026 |
| Hari ini | hari ke-16 dari 27 hari (sisa 11 hari) |
Musim tanam dimulai. Hujan turun makin teratur, sawah mulai diairi, katak bersuara di malam hari.
Anjuran musim: Waktu utama menanam padi dan palawija musim hujan. Benih yang disemai mangsa lalu dipindah ke lahan.
Tentang Pranata Mangsa
Pranata Mangsa adalah kalender musim tani Jawa: satu tahun surya dibagi menjadi 12 mangsa yang umurnya tidak sama, mengikuti gejala alam — kapan hujan tiba, kapan tanah retak, kapan tanaman berbunga. Sistem ini disusun pada masa Keraton Surakarta (abad ke-19) dari ilmu titen para petani yang jauh lebih tua, dan masih dipakai sebagai pedoman bercocok tanam di Jawa. Empat musim besarnya: Katiga (kemarau), Labuh (peralihan ke hujan), Rendheng (hujan), dan Mareng (peralihan ke kemarau).
| Mangsa | Mulai | Umur | Musim |
|---|---|---|---|
| Kasa (Kartika) | 22/6 | ±41 hari | Katiga |
| Karo (Puso) | 2/8 | ±23 hari | Katiga |
| Katelu (Manggasri) | 25/8 | ±24 hari | Katiga |
| Kapat (Sitra) | 18/9 | ±25 hari | Labuh |
| Kalima (Manggakala) | 13/10 | ±27 hari | Labuh |
| Kanem (Naya) | 9/11 | ±43 hari | Labuh |
| Kapitu (Palguna) | 22/12 | ±43 hari | Rendheng |
| Kawolu (Wisaka) | 3/2 | ±26 hari | Rendheng |
| Kasanga (Jita) | 1/3 | ±25 hari | Rendheng |
| Kasadasa (Srawana) | 26/3 | ±24 hari | Mareng |
| Dhesta (Pandrawana) | 19/4 | ±23 hari | Mareng |
| Saddha (Asuji) | 12/5 | ±41 hari | Mareng |
Tanggal mulai menurut tabel yang beredar luas; umur Mangsa Kawolu 26 atau 27 hari mengikuti tahun kabisat. Di masa kini pranata mangsa dibaca sebagai kearifan musiman, pendamping — bukan pengganti — prakiraan cuaca modern.
Mangsa Kasa (Kartika · Katiga)
Awal kemarau. Daun-daun berguguran, tanah mulai retak, sumur menyusut. Alam terasa kering dan berdebu.
Anjuran: Masa mengolah tanah dan memperbaiki pematang. Palawija yang tahan kering masih bisa dipanen; simpan cadangan air.
Mangsa Karo (Puso · Katiga)
Puncak kemarau. Tanah paling kering dan panas menyengat; sumber air berada di titik terendah.
Anjuran: Hemat air sebisa mungkin. Masa baik mengeringkan hasil panen dan memperbaiki rumah serta lumbung.
Mangsa Katelu (Manggasri · Katiga)
Akhir kemarau. Angin mulai berubah arah dan sesekali terasa sejuk — tanda-tanda hujan pertama mulai tampak.
Anjuran: Siapkan lahan dan benih. Periksa saluran air dan atap sebelum hujan benar-benar datang.
Mangsa Kapat (Sitra · Labuh)
Hujan ringan mulai turun membasahi tanah yang lama kering. Alam berbau tanah basah; tunas-tunas mulai berani muncul.
Anjuran: Mulai menyemai di persemaian yang terlindung. Tanah dibajak menyambut musim tanam.
Mangsa Kalima (Manggakala · Labuh)
Musim tanam dimulai. Hujan turun makin teratur, sawah mulai diairi, katak bersuara di malam hari.
Anjuran: Waktu utama menanam padi dan palawija musim hujan. Benih yang disemai mangsa lalu dipindah ke lahan.
Mangsa Kanem (Naya · Labuh)
Puncak musim hujan. Sawah tergenang, sungai meluap, tanaman tumbuh cepat — begitu juga gulma dan hama.
Anjuran: Rawat tanaman muda: penyiangan dan pemupukan susulan. Waspadai genangan berlebih dan penyakit tanaman.
Mangsa Kapitu (Palguna · Rendheng)
Hujan berlanjut deras, tanaman menghijau subur. Masa rawan banjir, longsor, dan serangan uret serta hama wereng.
Anjuran: Jaga drainase dan pantau hama. Perkuat tanggul dan lereng; simpan hasil kering di tempat aman dari lembap.
Mangsa Kawolu (Wisaka · Rendheng)
Hujan mulai berkurang dan jarang. Tanaman mulai berbunga dan berbuah muda; pagi terasa lebih cerah.
Anjuran: Kurangi pengairan bertahap. Siapkan lahan dan peralatan untuk musim panen yang mendekat.
Mangsa Kasanga (Jita · Rendheng)
Musim panen mulai. Padi menguning, buah-buahan matang, hujan tinggal sesekali.
Anjuran: Panen raya dimulai. Jemur dan simpan gabah dengan baik; sisihkan benih terbaik untuk musim berikutnya.
Mangsa Kasadasa (Srawana · Mareng)
Panen berlanjut sementara musim berganti. Siang makin terik, malam masih sejuk.
Anjuran: Selesaikan panen dan olah lahan untuk tanaman palawija musim kemarau yang tidak banyak membutuhkan air.
Mangsa Dhesta (Pandrawana · Mareng)
Kemarau ringan dimulai. Sawah mulai mengering, angin bertiup lebih kencang dan kering.
Anjuran: Tanam palawija hemat air seperti kacang dan umbi. Mulai menabung air untuk bulan-bulan kering.
Mangsa Saddha (Asuji · Mareng)
Persiapan musim baru. Tanah diolah kembali, alam menunggu pergantian; cicak dan katak mulai aktif bersuara.
Anjuran: Tuntaskan pengolahan tanah dan perbaikan irigasi sebelum tahun mangsa berganti di akhir Juni.
Padukan dengan Kalender Jawa dan Cari Hari Baik untuk merencanakan kegiatanmu, atau simpan profil keluarga agar pengingat wetonan dan selamatan berjalan otomatis.